Konsep Dasar Keamanan
Tujuan dari diterapkannya tindakan
keamanan pada sistem komputer!
- Untuk mencegah serangan berupa virus
atau pencurian data dari pengguna computer atau pengakses jaringnan yang tidak
bertanggung jawab
prinsip-prinsip keamanan computer dan
contohnya!
Dalam
keamanan komputer terdapat beberapa aspek penting yang harus diperhatikan
antara lain:
1. Privacy / Confidentiality
Defenisi
: menjaga informasi dari orang yang tidak berhak mengakses.
Privacy
: lebih kearah data-data yang sifatnya privat , Contoh : e-mail seorang pemakai
(user) tidak boleh dibaca oleh administrator.
Confidentiality
: berhubungan dengan data yang diberikan ke pihak lain untuk keperluan tertentu
dan hanya diperbolehkan untuk keperluan tertentu tersebut.
Contoh
: data-data yang sifatnya pribadi (seperti nama, tempat tanggal lahir, social
security number, agama, status perkawinan, penyakit yang pernah diderita, nomor
kartu kredit, dan sebagainya) harus dapat diproteksi dalam penggunaan dan
penyebarannya.
Bentuk
Serangan : usaha penyadapan (dengan program sniffer).
Usaha-usaha
yang dapat dilakukan untuk meningkatkan privacy dan confidentiality adalah
dengan menggunakan teknologi kriptografi.
2. Integrity
Defenisi
: informasi tidak boleh diubah tanpa seijin pemilik informasi.
Contoh
: e-mail di intercept di tengah jalan, diubah isinya, kemudian diteruskan ke
alamat yang dituju.
Bentuk
serangan : Adanya virus, trojan horse, atau pemakai lain yang mengubah
informasi tanpa ijin, "man in the middle attack" dimana seseorang
menempatkan diri di tengah pembicaraan dan menyamar sebagai orang lain.
3. Authentication
Defenisi
: metoda untuk menyatakan bahwa informasi betul-betul asli, atau orang yang
mengakses atau memberikan informasi adalah betul-betul orang yang dimaksud.
Dukungan
:
Adanya
Tools membuktikan keaslian dokumen, dapat dilakukan dengan teknologi
watermarking(untuk menjaga "intellectual property", yaitu dengan
menandai dokumen atau hasil karya dengan "tanda tangan" pembuat ) dan
digital signature.
Access
control, yaitu berkaitan dengan pembatasan orang yang dapat mengakses
informasi. User harus menggunakan password, biometric (ciri-ciri khas orang),
dan sejenisnya.
4. Availability
Defenisi
: berhubungan dengan ketersediaan informasi ketika dibutuhkan.
Contoh
hambatan :
"denial
of service attack" (DoS attack), dimana server dikirimi permintaan
(biasanya palsu) yang bertubi-tubi atau permintaan yang diluar perkiraan
sehingga tidak dapat melayani permintaan lain atau bahkan sampai down, hang,
crash.
mailbomb,
dimana seorang pemakai dikirimi e-mail bertubi-tubi (katakan ribuan e-mail)
dengan ukuran yang besar sehingga sang pemakai tidak dapat membuka e-mailnya
atau kesulitan mengakses e-mailnya.
5. Access Control
Defenisi
: cara pengaturan akses kepada informasi, berhubungan dengan masalah
authentication dan juga privacy.
Metode
: menggunakan kombinasi userid/password atau dengan menggunakan mekanisme lain.
6. Non-repudiation
Defenisi
: Aspek ini menjaga agar seseorang tidak dapat menyangkal telah melakukan
sebuah transaksi. Dukungan bagi electronic commerce.
Menurut
William Stallings[William Stallings, "Network and Internetwork
Security," Prentice Hall, 1995.] terdapat beberapa serangan yang umum
terjadi pada aspek keamanan komputer antara lain:
Interruption
: Perangkat sistem menjadi rusak atau tidak tersedia, aspek keamanan yang
ditujukan adalah ketersediaan(availability) sistem.
Contoh:
"Denial of Service Attack".
Interception
: Sistem diakses oleh orang yang tidak berhak.
Contoh:
Penyadapan / Wiretapping.
Modification
: Pihak yang tidak berhak berhasil mengakses dan mengubah data.
Contoh:
mengubah isi website dengan pesan-pesan yang merugikan pemilik website.
Fabrication
: Pihak yang tidak berwenang menyisipkan objek palsu kedalam sistem seolah-olah
sebagai pihak yang berhak.
Contoh:
mengirimkan email palsu sebagai orang lain.
Tindakan yang harus dilakukan oleh
pengguna sistem komputer agar keamanan sistem komputer dapat terjaga?
Nah agar sistem
IT memiliki keamanan yang baik, Anda perlu melakukan beberapa langkah untuk
menjaganya.
Apa
saja itu? Simak pembahasannya berikut ini:
1. Gunakan password
Banyak
serangan hacker yang terjadi penyebab utamanya dari password/kata sandi yang
lemah.
Semua
akses pada file dan data penting harus diberikan password dengan kombinasi
huruf, karakter dan angka unik dan juga mengaktifkan double autentikasi,
sehingga hacker akan mengalami kesulitan saat melakukan peretasan.
Disarankan
untuk melakukan perubahan password secara berkala dan juga membedakan antar
password akun satu dengan akun lainnya.
2. Desain sistem yang aman
Dalam
pembuatan sistem IT, Anda harus membedakan hak akses setiap user sesuai dengan
kebutuhannya.
Hilangkan
akses yang tidak perlu seperti ke hardware, software maupun ruang penyimpanan,
berikan seperlunya saja setiap user yang melakukan login.
Jika
memungkinkan Anda bisa membuatkan username dan password untuk setiap pengguna,
jadi Anda bisa memantau setiap pengguna secara langsung.
3. Hindari membuka
link berbahaya
Kejahatan
dunia maya semakin lama semakin meningkat, karena semakin banyak orang yang
terhubung pada jaringan internet.
Kejahatan
yang paling banyak ditemui adalah link/hyperlink yang isinya malware. Saat korban mengklik link tersebut
maka secara tidak sadar malware akan menyebar secara otomatis ke komputer kita.
Untuk mengecek
apakah link tersebut berbahaya atau tidak bisa dilakukan dengan menggunakan Google Safe Browsing Check.
Anda
tinggal memasukan url website yang sekiranya mencurigakan kemudian lakukan
check. Jangan lupa juga untuk menambahkan antivirus sehingga saat ada malware,
antivirus akan bekerja secara langsung.
4. Jangan buka email
sembarangan
Memiliki
email sekarang ini menjadi hal yang wajib, terlebih banyak aktivitas yang
dilakukan melalui layanan email.
Perlu
Anda sadari dalam pembuatan email Anda memasukan data-data penting mulai nama,
alamat, tempat tanggal lahir, password, no telepon dan dll.
Untuk
itu Anda perlu selalu waspada jangan sampai email jatuh kepada tangan orang
yang tidak bertanggung jawab.
Ini
bisa berbahaya karena semua akun penting biasanya terhubung langsung dengan
email.
Ada
beberapa email modus yang dilakukan oleh para hacker seperti email mendapat
hadiah, email tagihan, email kabar terkena virus, email mengaku teman palsu,
email konfirmasi keamanan dll.
Anda
perlu memastikan apakah pengirimnya benar atau tidak terlebih dahulu sebelum
membukanya.
5. Jangan berikan
informasi pribadi
Jangan
berikan informasi pribadi Anda secara detail, apalagi kepada website yang
kurang kredibel.
Data
pribadi tersebut bisa saja diambil oleh hacker kemudian mengaku sebagai diri
Anda sehingga melakukan penipuan kepada saudara dan teman.
Selain
itu data-data pribadi menjadi salah satu aset yang laku untuk diperjual belikan
pada Internet.
Coba
untuk melakukan pembatasan informasi pribadi agar terhindar dari cyber crime.
6.
Gunakan antivirus
Antivirus
Antivirus
berfungsi untuk menjaga hampir di semua keamanan sistem IT.
Dengan
adanya antivirus Anda akan terhindar dari program jahat yang berusaha merusak
atau mencuri informasi pribadi.
Ada
beberapa antivirus gratis untuk komputer yang Kami rekomendasikan seperti Avast
Antivirus, Avira Free Antivirus, Kaspersky dan lainnya.
Agar
semua fiturnya lebih maksimal, Anda bisa membeli versi berbayarnya dengan
berbagai keunggulan dibandingkan versi gratis.
7.
Gunakan SSL
Cara
menjaga sistem keamanan IT yang nomor delapan adalah dengan menggunakan SSL.
SSL
berfungsi untuk membuat sambungan aman pada website untuk pengiriman data
penting dari server menuju client dan juga sebaliknya.
Jadi
data yang dikirim sudah dienkripsi dan diacak sehingga menyusahkan para hacker
untuk meretasnya.
Sekarang
ini harga SSL juga tergolong murah, untuk tipe
Domain Validation SSL dari Gudang SSL harga
pertahunnya saja cuma Rp 150.000, ini sama saja dengan harga domain .com.
Nah
untuk Anda yang saat ini memiliki website dan belum menggunakan layanan SSL,
coba pertimbangkan sekali lagi untuk menambah lapisan keamanan website Anda
agar lebih kuat.
9. Gunakan software resmi
Pasti
Anda sudah tidak asing lagi dengan software bajakan.
Sekarang
ini penggunaan software bajakan sudah beredar luas walaupun sebenarnya dibalik
itu ada bahaya yang mengancam sistem keamanan.
Jika
saat ini masih menggunakan software bajakan, segeralah ganti menggunakan
software asli karena Anda akan mendapatkan beberapa keuntungan seperti berikut
ini:
- Lebih aman dan terjamin
masalah sistem keamanannya
- Terhindar dari virus dan
malware
- Tidak mengganggu
performa komputer
- Mendapatkan update
secara berkala
- Mendapatkan support
10. Gunakan cloud computing
Cloud Computing
Nah yang
terakhir menjaga sistem keamanan IT dengan menggunakan cloud computing.
Sekarang
ini sudah banyak bisnis yang memanfaatkan cloud computing untuk menyimpan data
dan mengelola semua aplikasi.
Salah
satu yang menjadi pertimbangan adalah masalah keamanannya yang sudah terjamin
karena sudah ada standarisasi yang mengaturnya.
Selain
itu ada beberapa hal kelebihan dari menggunakan cloud computing seperti
kemudahan akses bisa dari mana saja, lebih murah, hemat dan fleksibel.
Tetapi
yang menjadi permasalahan adalah cloud computing harus selalu terhubung dengan
internet untuk bisa menggunakannya.
Terima
kasih
Komentar
Posting Komentar